Totoarena

Gaya Pacaran Anak Remaja yang Bikin ‘Jijik’

Gaya Pacaran Anak Remaja yang Bikin ‘Jijik’
Makin hari kelihatannya anak muda di negeri ini semakin menyusut kesadarannya sebenarnya dia tinggal di negeri yang memegang teguh kebiasaan kesopanan. Tidak cuma pergaulannya saja yang telah kebarat-baratan, rutinitas mereka dalam merajut hubungan cinta juga mulai kebablasan. Terlebih di umur yang termasuk sangatlah belia. Umur di mana semestinya mereka belajar serta bermain, bukannya pacaran.

Telah banyak masalah mengenai rutinitas pacaran anak muda zaman saat ini yang buat orang dewasa ngelus dada. Mereka sering lakukan beberapa hal yang menurut dia romantis, tapi sesungguhnya “menjijikkan” di mata orang dewasa. Nah di bawah ini yaitu beberapa hal yang seringkali dikerjakan anak remaja waktu mereka pacaran. Bila anda jadi satu diantaranya, tolong hentikan saat ini juga!

1. Panggilan seperti pasangan suami istri

“Bun, bapak ingin main dahulu ya sama kawan-kawan di lapangan komplek”
“Ih kok bapak jadi main sich? Tuturnya ingin kerumah bunda ngerjain PR bareng”
“Oh iya lupa, kelak saja deh bun setelah main bola ya”
“Dasar bapak tidak sensitif! ”

Iya, mungkin saja pembicaraan diatas jadi satu diantara contoh begitu panggilan ayah-bunda telah bukanlah punya pasutri saja. Yang lebih mengherankan sekali lagi, mereka yang memakai panggilan ini masih tetap mengenakan seragam sekolah. Miris memanglah, tapi berikut sebenarnya saat ini.

Panggilan ini semestinya cuma punya pasangan yang telah menikah, terlebih yang telah miliki anak. Di rasa begitu terlalu batas bila yang memakainya masih tetap belum juga mengucap ijab kabul, terlebih statusnya masih tetap pelajar. Mungkin saja panggilan ini sebagai penyebabnya banyak masalah hamil diluar nikah.

2. Bermesraan yang terlalu batas

Tidak hanya panggilan saja yang terlalu romantis, rutinitas beda yang cukup menggelikan yaitu waktu mereka bermesraan di depan umum. Mungkin saja anda seringkali menjumpai remaja tanggung yang tengah gandengan tangan di taman kota, menumpukan kepala di bahu pasangan ditempat umum, sampai mojok ditempat yang tidak tampak.

Walau sebenarnya, pasangan yang telah menikah malah tidak sering memerlihatkan kemesraan jenis ini. Rutinitas yang telah tidak mematuhi norma ini kenyataannya masih tetap saja dilewatkan hingga saat ini. Bahkan juga karena sangat kelewatannya, sebagian remaja telah berani mencium pasangannya sampai pegang-pegang seenaknya.


Permainan : bandar togel terpercaya

3. Ungkapan cinta lewat sosmed

Rasa cinta serta keromantisan ini tidak cuma dikerjakan didunia riil saja, tetapi juga didunia maya. Telah banyak status ungkapan cinta di Facebook sampai photo -sok- romantis di Instagram yang terkadang buat orang dewasa berang. Tapi berikut kenyataannya, rutinitas ini telah jadi budaya untuk golongan remaja.

Tidak cuma pesan cinta, pasangan remaja yang tengah bertengkar-pun seringkali meluapkan perasaannya lewat sosmed. Bila telah begini, tindakan sindir menyindir telah tidak dapat dijauhi sekali lagi. Tidak sedikit juga remaja yang menempatkan status ‘Bertunangan’ ataupun ‘Menikah’ di Facebook walau sebenarnya mereka masih tetap bau kencur.


Permainan : agen togel terpercaya

4. Perayaan peristiwa perlu yang “nggak perlu” banget

Sekian waktu lalu, netizen pernah digemparkan dengan satu diantara status di sosmed mengenai peringatan hari jadian. Yang buat netizen geleng-geleng kepala, status ini diupload oleh seseorang anak yang statusnya masih tetap pelajar Sekolah Basic. Yang lebih mengagetkan, anak ini berikan perkataan pada pasangannya yang baru dipacarinya sepanjang 1 minggu.

Tidak cuma itu, banyak pula remaja yang menunjukkan kemesraan waktu hari jadinya supaya lebih terkesan. Dari mulai berikan hadiah, traktir makan, sampai berikan surprise didalam kamar. Oke, mungkin saja untuk mereka peristiwa ini begitu perlu sampai butuh dirayakan semeriah mungkin saja. Tapi untuk orang dewasa, rayakan 3, 4, 5 bln. jadian jadi hal “nggak perlu”, terkecuali untuk yang telah menikah.

Serta tersebut demikian style pacaran yang -seharusnya- tidak bisa dikerjakan, terlebih untuk remaja. Miris serta prihatin saat orang dewasa memandangnya. Saat diingatkan, banyak argumen untuk menghindar. Tapi bila dilewatkan, ingin jadi apa generasi muda di masa depan?

Baca juga : Mengetahui Lebih Detail Cara Air Laut Bergelombang

No comments:

Post a Comment

Adbox